Salah Satu Kendaraan Militer, Berikut Penjelasannya Mengenai Helikopter

by

Haii kawan, pernahkah kalian melihat helikopter? Pastinya pernah dong. Helikopter jenis apa yang pernah kalian lihat? TNI AU? Ya, memang helikopter milik TNI AU sering kita lihat terbang bolak-balik di awan. Apalagi kalau ada acara atau festival mengenai HUT TNI pastinya mereka menyambutnya dengan sangat meriah.

Nah, kalau hanya melihat helikopter terbang di atas awan rasanya kurang asik yakan.. Bagaimana kalau kita mencari tau definisi dari helicopter, bagian-bagiannya, jenis-jenis helikopter itu apa saja, serta penjelasan lainnya mengenai helikopter. Untuk itu, mari perhatikan terus ya artikel berikut ini ya teman..

Mengenal Helikopter

Ada yang tau apa definisi dari helikopter? Helikopter merupakan salah satu jenis pesawat udara yang memiliki baling-baling di bagian atasnya. Baling-baling pada helikopter itu di namakan dengan rotor, yang rotor tersebut di gerakkan oleh mesin . Helikopter telah di klasifikasikan sebagai pesawat udara yang memiliki sayap yang berputar, dan itulah yang membedakannya dari pesawat-pesawat bersayap biasa lainnya.

Sebenarnya kata “Helikopter” itu berasal dari Bahasa Yunani yaitu “Helix” (Spiral) dan “Pteron”(Sayap). Awalnya helikopter di jalankan oleh mesin yang telah di ciptakan oleh Slovakia Jan Bahyl. Di bandingkan dengan jenis pesawat udara lainnya, helikopter memang memiliki banyak kekurangan. Beberapa di antaranya, helikopter bentuknya yang lebih kompleks di bandingkan dengan pesawat udara lainnya dan juga lebih mahal untuk di beli dan di operasikan.

Helikoper gerakannya lumayan lambat, memiliki jarak jelajah atau terbang yang terbatas. Dan juga muatan dari setiap helikopter itu terbatas, tergantung juga dari jenis helikopternya. Sedangkan keuntungan dari helikopter adalah gerakan dari helikopter bisa di terbangkan di tempat. Seperti mundur, lepas landas dan juga mendarat secara vertikal.

Terbatas yang di maksud disini yaitu dari segi fasilitasnya, seperti penambahan bahan bakar dan beban / ketinggiannya. Walaupun begitu, helikopter dapat di terbangkan ke lokasi mana pun dan juga bisa mendarat di mana pun. Dengan syarat lapangan sesuai dengan besar dari rotor yang di miliki oleh helikopter.

Pastinya kalian bingung, kenapa setiap landasan dari helikopter itu ada tulisan H –nya. Landasan tersebut di namakan “Helipad”. Helikopter juga merupakan salah satu alat transportasi udara yang di gerakan oleh rotor atau baling-baling yang memiliki kemampuan unuk mendarat dan terbang secara vertikal.

Karena rotor yang di letakkan di atas itulah makannya helikopter bisa bergerak maju dan mundur di udara. Selain itu helikopter juga memiliki kemampuan mengapung di udara dengan teknologi yang di namakan Auto-Pilot yang sama seperti pesawat terbang lainnya. Karena kemampuannya yang simple inilah, yang menjadikan helikopter banyak di gunakan untuk berbagai kepentingan.

Helikopter itu bisa bergerak secara vertikal karena adanya gaya yang berasal dari rotor yang berputar. Rotor pada helikopter memiliki bentuk aerofoil yang bentuknya mirip dengan sayap yang pada pesawat terbang. Saat rotor berputar di udara dan itulah yang mengakibatkan tekanan di atas permukaan rotor menjadi lebih rendah di bandingkan dengan permukaan di bawah rotor. Itulah yang membuat helikopter bisa terangkat keatas.

Konsep dasar yang di miliki oleh helikopter inilah yan di namakan dengan Aerodinamika. Konsep inilah yang membuat helikopter bisa terbang bebas dan bergerak ke semua arah.

Macam – macam Gerakan Helikopter

1) Collective control

Gerakan ini berfungsi untuk menaikan dan menurunkan helikopter. Gerakan ini dapat di lakukan dengan cara menaikan atau menurukan swash plate dari poros rotor yang utama tanpa mengubah sudutnya. Karena apabila perubahan sudut serang (angle of attack) di lakukan secara spontan maka gerakan heli akan naik maupun turun secara spontan terhadap putaran baling-balingnya.

2) Cyclic control

Gerakan ini merupakan salah satu gerakan yang umumnya di miliki oleh setiap helikopter. Yang dimana helicopter dapat bergerak berputar dan maju. Untuk bergerak maju, maka sudut serang blade di ubah dengan cara memiringkan swash plate. Karena sudut serang pada masing-masing blade tidak sama, maka gaya angkatnya pun juga berubah. Perbedaan gaya angkat inilah yang di pakai untuk memajukan, memundurkan, ataupun memutar si helikopter.

3) Pedal control

Pedal control ini biasanya digunakan untuk mengontrol sudut serang dari tail rotor. Yang fungsinya sendiri untuk menggerakan hidung dari si helikopter ke kiri ataupun kekanan. Dan si pedal control ini juga berfungsi untuk melawan torsi yang di hasilkan oleh main rotor saat berputar.

Sekilas Sejarah Dari Helikopter

Helikopter pertama kali di buat oleh Paul Cornu pada tahun 1907. Helikopter ini merupakan salah satu pesawat terbang yang pertama yang dapat lepas landas secara vertikal. Yang terbangnya dengan menggunakan dua rotor atau baling-baling yang berdiameter 6 meter yang berguna sebagai pengganti sayap seperti pada pesawat.

Helikopter bisa terbang pada ketinggian 1,5 meter dan bertahan selama 1 menit. Pada bulan Januari 1924, Raul Pateras de Pescara seorang kebangsaan Argentina yang bekerja di Eropa membuat Helikopter Pescara yang mampu terbang selama 10 menit. Kemudian pada 18 April 1924, ia berhasil mengukir rekor dunia dengan membuat helikopter yang jarak terbangnya hingga 736 meter selama 4 menit 11 detik.

Namun pada 4 Mei 1924, Etienne Oemichen seseorang yang berkebangsaan Perancis berhasil membuat rekor dunia baru yakni dengan membuat helikopter dengan jarak terbang 1,692 km dengan waktu terbang 14 menit dengan ketinggian 15 meter. Kemudian pada Oktober 1930, Corradino D’Ascanioorang yang berkebangsaan Italia telah menciptakan helikopter D’Ascanio yang berhasil menempuh jarak separuh mil dengan ketinggian 18 meter di atas permukaan tanah selama 8 menit dan 45 detik.

Setelah berkembangnya era baru, maka berkembang jugalah teknologi pembuatan helikopter terjadi pada September 1939. Yaiu dengan munculnya sebuah helikopter Amerika pertama yang di desain oleh Igor Skorsky seseorang yang berketurunan Rusia yang lahir di Amerika melalui Vought-Sikorsky Company.

Helikopter ini di beri nama Sikorsky’s VS-300, dan merupakan helikopter pertama yang sukses menggunakan rotor / baling-baling belakang (Tail Rotor) yang berfungsi untuk menetralkan tenaga putaran yang di hasilkan oleh baling-baling utama. Setelah perang dunia ke-2, muncullah jenis-jenis helikopter yang terbaru yang terjadi dengan sangat pesat untuk berbagai tujuan.

Bagian-Bagian Utama Dari Helikopter

Setelah membahas definisi dan sekilas sejarah dari helikopter di atas, selanjutnya kita akan membahas bagian-bagian utama yang ada pada setiap helikopter. Untuk itu, mari perhatikan yaa.

1) Main Rotor (Rotor Blade)

Main Rotor (Rotor Blade) merupakan baling-baling penggerak utama dan menjadi poros kendali dari sebuah helikopter yang terletak di bagian atas. Rotor blade mempunyai bentuk aerofoil yang sudutnya bisa di ubah-ubah dan setiap bentuknya itu berfungsi untuk menimbulkan gaya angkat dan gaya dorong pada helikopter. Rotor blade melekat pada main rotor dengan bantuan dari rotor hub.

2) Swash Plate

Swash Plate, mempunyai dua bagian utama utama yaitu satu plat yang tetap berwarna biru dan satu lagi plat yang berputar berwarna merah. Swash plate ini yang berfungsi untuk mengatur pergerakan dari helikopter dengan cara mengatur sudut datangnya udara yang ada pada rotor blade.

3) Cockpit

Cockpit, merupakan bagian kabin dari awak / pilot yang terletak di bagian paling depan dari sebuah helikopter. Yang dimana terdapat bagian-bagian dan alat-alat yang di pakai untuk mengendalikan / mengoperasikan helikopter pada saat terbang.

4) Landing Skids

Landing Skids, merupakan bagian bawah dari helikopter yang berfungsi untuk menjaga posisi helikopter ketika berada di landasan. Ketika helikopter sudah berada di posisi landasan, maka seorang cockpit akan menggunakan roda untuk helikopter mendarat.

5) Engine Atau Mesin

Engine Atau Mesin, merupakan komponen utama dari sebuah helikopter yang berfungsi untuk menggerakkan semua system mekanik yang ada pada sebuah helikopter. Dan tentunya memerlukan bahan bakar untuk menjalankan mesin yang di tersedia dari tangki bahan bakar yang posisinya berada di bawah bagian belakang dari badan utama helikopter.

Untuk menggerakkan main rotor dan tail rotor serta komponen lainnya memerlukan batang-batang (as) yang terhubung dengan accessory gearbox yang ada di engine. Oleh karena itu, engine dari sebuah helikopter sering di namakan dengan “Engine Turboshaft”.

6) Tail Rotor

Tail Rotor, merupakan salah satu bagian yang terletak di bagain belakang helikopter. Rotor ini merupakan baling-baling kecil yang berputar secara vertikal. Dan fungsi dari rotor ini untuk membelokkan helikopter sesuai arah yang di inginkan. Selain itu tail rotor juga berfungsi untuk melawan arah angin atau efek putaran yang di hasilkan oleh main rotor saat berputar.

Atau dari segi bahasa fisikanya di namakan “aksi dan reaksi” yang juga berfungsi supaya badan dari helikopter tidak berputar dengan arah terbalik (melawan-berputar). Karena saat baling-baling di putar, maka akan selalu menimbulkan tenaga putaran yang disebut dengan istilah umum yaitu “Torque”.

7) Tail Boom

Tail Boom, merupakan tuas yang terletak di belakang badan utama helikopter yang berfungsi untuk menstabilkan gerak / manuver dari helikopter.

8) Kursi Lontar 

Kalau di pesawat biasa, apalagi pesawat tempur, helikopter umumnya tidak di lengkapi dengan kursi lontar. Hal ini di karenakan, kalau kursi lontar di pasang di helikopter maka akan terjadi hal yang sangat fatal. Dimana si pilot nantinya akan hancur berkeping-keping akibat kursi lontar yang terbang secara tiba-tiba yang nantinya akan mengenai rotor dari helikopternya sendiri.

Namun berbeda dengan helikopter dari Rusia yaitu helikopter Kamov Ka-50 Hokum yang menggunakan kursi lontar dan sudah di rancang khusus seperti Zvezda K-37-800. Cara kerjanya yaitu ketika kursi lontar di aktifkan, maka rotor yang ada di helikopter tersebut di ledakkan dan lepas dari tempatnya. Kemudian kedua sisi atas kaca kokpit akan terbuka dan roket penarik akan aktif yang nantinya akan menarik si pilot dan kursinya keluar dari badan heli.

Jenis-Jenis Helikopter

Di dunia, terdapat beberapa jenis helikopter yang di ciptakan untuk berbagai keperluan. Masing-masing jenis helicopter ada manfaatnya. Nah, kalau kalian penasaran apa saja jenis helicopter tersebut mari baca dan simak di bawah ini. Berikut beberapa jenis helikopter yang ada saat ini, antara lain:

  • Helikopter U.S. Army CH-137

Helikopter U.S. Army CH-137 merupakan helikopter militer AS yang digunakan untuk mobilisasi pasukan dan peralatan perang.

  • Helikopter Bell Textron 206B-3 JetRanger III

Helikopter Bell Textron 206B-3 JetRanger III merupakan helikopter sipil yang di pakai oleh kepolisian di negara bagian Texas, Amerika Serikat.

  • Helikopter V-22 Osprey

V-22 Osprey merupakan salah satuhelikopter yang rotornya dapat di putar dengan arah vertikal yang di gunakan untuk keperluan lepas landas ataupun pendaratan. Jika rotor di putar secara horizontal, maka helikopter tersebut hanya dapat melaju seperti layaknya pesawat terbang biasa. Helikopter ini telah di kembangkan atas kerjasama antara Bel Textron Helikopter dan Boeing.

  • Helikopter Sikorsy S-92A

Helikopter Sikorsky S-92A merupakan helikopter yang digunakan untuk mengangkut orang / penumpang ataupun barang. Desain dari helikopter merupakan modifikasi dari helikopter militer yaitu UH-60L Black Hawk dan SH-60B Sea Hawk. Helikopter ini mampu mengangkut hingga 20 orang penumpang dan mempunyai kapasitas beban lebih dari 4,6 ton.

  • Helikopter CH-47 Chinook

Helikopter Ch-47 Chinook merupakan helikopter pengangkut ber-rotor ganda. Yang di buat pada tahun 1961 untuk keperluan militer Amerika Serikat.

  • Helikopter RAH-66 Comanche

Helikopter RAH-66 Comanche merupakan helikopter pengintai yang di lengkapi senjata dan pertama kali di terbangkan pada tahun 1996 untuk keperluan angkatan perang AS. Helikopter ini merupakan hasil kerjasama antara Sikorsky cabang korporasi dan perusahaan Boeing. Helikopter dengan dua awak ini bisa terbang dengan kecepatan 320 km/jam.

  • Helikopter Westland Lynx

Helikopter Westland Lynx merupakan helikopter buatan Inggris yang tercepat di dunia sekarang ini. Dengan kecepatan yang di milikinya yaitu 249,10 mph (400,80 km/jam). Catatan waktu tercepat ini telah di peroleh pada bulan Agustus 1986 yang di piloti oleh John Egginton.

Nah itulah penjelasan dari helikopter yang selama ini kita lihat di udara pada saat ada acara-acara penting dan keadaan darurat. Sekarang sudah tahukan bagian-bagian dan bahkan sejaranhnya.

No tags

No Comments Yet.

What do you think?

Your email address will not be published. Required fields are marked *