Browsing Category electronic

Stabilizer: Perangkat Keras Untuk Penstabil Listrik

by

 

Pernahkah kalian melihat atau mendengar alat Stabilizer, mungkin sebagian ada yang pernah mendengar nama alat ini ataupun memilikinya dan mungkin ada juga yang sama sekali tidak mengetahui alat ini apa? Baik bentuk maupun kegunaannya. Dan untuk kalian yang belum mengetahui mengenai alat Stabilizer yuk kita simak ulasan berikut ini.

Pengertian Stabilizer

Stabilizer adalah sebuah perangkat keras komputer yang berfungsi untuk menjaga tegangan arus listrik agar tetap stabil (normal). Pastinya arus yang stabil akan sangat di butuhkan untuk berbagai peralatan elektronik. Seperti pendingin makanan atau kulkas, Air Conditioner (AC), komputer, dan barang elektronik lainnya. Dengan voltase yang kurang stabil dapat mengganggu kinerja dari peralatan elektronik tersebut sehingga fungsi dan kegunaan-nya berkurang dan peralatan elektronik tersebut akan rusak karena tegangan listrik yang turun naik.

Automatic Voltage Stabilizer atau yang biasa disebut AVR adalah salah satu komponen penting yang terdapat di dalam stabilizer. AVR inilah yang berfungsi menstabilkan tegangan. Sebelum kalian memutuskan untuk menggunakan stabilizer di rumah atau di kantor, maka hal pertama yang harus di lakukan adalah mengecek seberapa besar penggunaan listrik di rumah ataupun di kantor kalian.

Hal tersebutlah yang bisa menentukan seberapa besarnya kapasitas stabilizer yang akan digunakan. Maka pemakaian listrik kalian harus 80% dari kapasitas stabilizer supaya untuk menjaga kinerja dari stabilizer kalian. Dan juga untuk mengantisipasi jika ada kelebihan pemakaian.

Stabilizer biasanya digunakan untuk alat-alat elektronik rumah tangga, industri, ataupun pabrik yang membutukan arus yang stabil. Kalau arus tidak stabil, maka kinerja dari alat elektronik tersebut tidak akan berjalan secara normal. Adapun cara untuk menentukan tipe stabilizer sesuai yang kalian butuhkan adalah dengan mengecek listrik di tempat anda 1 phase atau 3 phase. Lihatlah pada bagian MCB (Magnet Circuit Breaker), jika tunggal berati listrik di tempat Anda bertegangan 1phase, sedangkan jika terdapat 3 deret dengan 1 tangkai artinya listrik di tempat Anda bertegangan 3 phase.

Pada mesin stabilizer tersebut, terdapat teknologi chip mikroprosesor dan perangkat elektronik daya yang terdapat di dalam desain mesin stabilisator. Yang memiliki tegangan AC atau AVR (tegangan regulator otomatis) yang akan menghasilkan pasokan listrik yang berkualitas tinggi dan stabil.

Semakin majunya perkembangan pada mesin stabilisator yang modern dan inovatif yang memiliki tegangan jenis relai konvensional. Stabilisator sekarang ini menggunakan jalur kontrol yang digital dengan kinerja yang tinggi dan jalur kontrol dalam keadaan padat yang dapat menghapus energi potensiometer dan memungkinkan pengguna untuk menetapkan persyaratan tegangan.

Hal ini juga menyebabkan proses respons dari stabilisator ke tingkat yang sangat kurang, yang biasanya kurang dari beberapa detik saja. Selain itu, stabilizer ini dapat di sesuaikan dengan cara pengaturan yang bisa di ubah-ubah. Saat ini, stabilisator menjadi solusi daya yang bisa menjadi lebih baik untuk banyak peralatan elektronik yang sensitif terhadap turun-naik nya tegangan. Yang biasanya alat ini banyak di gunakan di berbagai perangkat, seperti mesin-mesin pabrik, AC, TV, peralatan rumah sakit, komputer, peralatan telekomunikasi, dan sebagainya.

Jenis Jenis Stabilizer listrik

Stabilizer merupakan Perangkat output yang berfungsi untuk menyetabilkan tegangan arus listrik yang naik turun pada perangkat elektronik, Jadi tugas dari stabilizer adalah menyetabilkan perangkat elektronik. Dan untuk kalian yang mau memasang stabilizer pada perangkat elektronik anda, sebaiknya pahami dulu jenis-jenis stabilizer terlebih dahulu agar tidak salah pilih pada saat membelinya. Dan berikut saya akan mengulas beberapa jenis stabilizer listrik, berikut macam-macam stabilizer, antara lain:

1) Stabilizer Sarvo Motor

Untuk jenis yang pertama adalah stabilizer Sarvo / Motor. Jenis stabilizer ini mudah dan sering kita jumpai di pasaran. Komponen utama dari stabilizer ini adalah gulungan dynamo (motoran) yang fungsi dari gulungan tersebut sebagai fungsi utama. Apabila terjadi gangguan arus listrik dari sumber utama, maka gulungan dynamo (motoran) akan bekerja yang membuat listrik menjadi seperti semula.

Keunggulan dari stabilizer jenis motor ini adalah haranya yang relatif murah. Selain itu keunggulan dari stabilizer motor ini cukup tingi jika di bandingkan dengan tipe lainya, tidak itu saja stabilizer ini di lengkapi dengan filter. Namun stabilizer jenis ini memiliki waqktu respon yang cukup lama untuk menormalkan arus listrik sekitar 1-2 detik, dan juga membutuhkan sikat karbon untuk pengerjaanya.

Pemeliharaan dari stabilizer sarvo ini jika carbon brush nya habis. Pada umunya pergantian carbon setelah pemakaian 2-3 tahun. Jangan khawatir, carbon brush ini memiliki harga yang terjangkau dan mudah kita temukan di pasaran.

2) Stabilizer Relay

Seperti namanya, stabilizer ini menggunkan Relay sebagai komponen utama di dalamnya. Ksetabilan dari stabilizer ini bekisar 5% dan reaksi yang di capai sangat cepat dan tinggi. Namun pada stabilizer jenis relay ini tidak di lengkapi dengan filter seperti stabilizer sarvo motor.

3) Stabilizer Digital Control

Stabilizer Digital Control ini merupakan gabungan dari system kerja relay dan triac (transitor) yang bertujuan untuk menjaga tegangan listrik. Untuk system stabilizer jenis ini sendiri, lebih baik jika di bandingkan stabilizer sebelumnya yaitu relay. Karena stabilizer ini sudah di lengkapi dengan filter dan juga memiliki gabungan system kerja. Dengan di lengkapinya filter membuat stabilizer ini dapat menyaring gangguan listrik.

4) Stabilizer Ferro Resonant

Stabilizer terakhir ini adalah jenis stabilizer yang paling handal dan menggunakan teknologi yang paling tinggi di bandingkan dengan semua jenis stabilizer. Stabilizer ferro ini sudah menggunakan kapasitor dan trafo isolasi sebagai system kerjanya. Stabilizer ini sangat handal dalam mengatasi tegangan naik turun, selain itu stabilizer ini juga dapat melindungi peralatan dari listrik yang melonjak.

Waktu respon yang di butuhkan oleh stabilizer ini hanya 0,5 detik. Fantastis bukan? Namun stabilizer ferro resonant ini memiliki harga yang selangit, bisa jadi 2 kali lipat dari stabilizer sarvo motor. Meskipun harganya mahal namun kualitas yang di berikan sangatlah sesuai dengan kualitasnya.

Fungsi Stabilizer Untuk Listrik

Menurut orang-orang, stabilizer ini merupakan salah aksesoris untuk listrik yang memiliki perbedaan secara definisi yang jelas dan juga secara fungsinya. Contohnya sebuah stabilizer di gunakan untuk penstabil tegangan, sedangkan sistem kerjanya stabilizer merupakan sebuah alur yang dimana arus dan tegangannya yang tak stabil tersebut di kumpulkan kemudian keluar menuju perangkat elektronik dengan arus yang stabil dan sesuai.

Selain itu, keduanya memiliki peran yang cukup penting untuk menjaga perangkat elektronik kalian yang tidak memiliki penahan arus di dalam perangkat tersebut. Tegangan listrik yang turun naik, baik bersumber dari listrik rumahan atau listrik pabrik tentunya di perlukan sebuah penstabil agar proses konsumsi perangkat elektronik lebih maksimal dan aman.

Dari kedua definisi tersebut baik secara fungsi stabilizer dan sistem kerja stabilizer listrik tentunya tidak bisa di hilangkan karena masing-masing memiliki peran yang sangat penting. Jika terjadi kelebihan beban arus dan tak tersedia penstabil maka peralatan rumah Anda yang terhubung dengan arus listrik akan rusak dengan perlahan atau bahkan juga error. Nah, untuk menjaga hal tersebut terjadi, maka di perlukanlah sebuah alat yang mampu menstabilkan tegangan arus listrik yang masuk menuju peralatan elektronik rumah Anda, itulah sebuah perangkat yang namanya stabilizer.

Sistem Kerja Stabilizer Listrik

Pada dasarnya sistem kerja alat ini sama dengan perangkat elektronik lainnya, yaitu memerlukan kondisi arus listrik yang stabil saat bekerja. Artinya arus listrik yang di pakai oleh stabilizer harus sudah dalam kondisi stabil. Dalam fungsi dan sistem kerja stabilizer secara teori, ada dua faktor penentu nilai kapasitas dari sebuah stabilizer. Pertama, nilai kapasitas dari konsumsi daya perangkat elektronik yang terhubung dengannya. Kedua, nilai kapasitas untuk stabilizer itu sendiri.

Jika seandainya kalian ingin menggunakan stabilizer dan jenis lainnya untuk menstabilkan daya dari sebuah perangkat elektronik yang kalian miliki, maka kedua nilai tersebut harus kita ketahui terlebih dahulu dan jumlahkan. Supaya mendapatkan nilai total kapasitas minimal dari stabilizer, termasuk memilih jenis stabilizer.

Contohnya, jika kita ingin menstabilkan daya dari sebuah kulkas dengan konsumsi daya 150 Watt, maka di perlukan stabilizer dengan kapasitas minimal 150 Watt di tambah dengan kapasitas untuk stabilizer itu sendiri. Logikanya secara sederhana, sistem kerja stabilizer listrik pasti membutuhkan dasar kapasitas area sebesar 150 Watt untuk menyediakan konsumsi daya kulkas.

Dari fungsi dan sistem kerja dari stabilizer sendiri, nilai ini tidak dapat di ganggu-gugat karena memang sebesar itu kapasitas yang di butuhkan oleh kulkas. Jika area untuk kebutuhan stabilizer sendiri adalah sebesar 25% dari total kapasitas, berarti 75% area yang tidak dapat di ganggu-gugat merupakan bagian untuk kulkas.

Jadi fungsi dan sistem kerja dari stabilizer ini mampu di analogikan sendiri. Dari 100% total kapasitas yang ada, maka 75% –nya merupakan bagian untuk kulkas sebesar 150 Watt dan 25% lagi sisanya untuk stabilizer sebesar 50 Watt.

Nah, itulah penjelasan dari saya yang tidak terlalu banyak mengenai perangkat stabilizer. Jika kalian ingin memasang perangkat stabilizer ini, maka ukur dulu pemakaian listrik di rumah atau pun di mana tempat kalian mau memasang alat ini. Supaya sesuai tegangan yang di hasilkan oleh stabilizer tersebut. Semoga bermanfaat..

No tags

Beberapa Komponen Yang Terdapat Pada Televisi Rumah Kita

by

Kalau di hari libur, apa yang biasanya kalian lakukan? Pasti kebanyakan orang ada yang istirahat sambil nonton TV. Apalagi kalau sudah ada film kesukaan masing-masing. Biasanya sampai rela menunggu berjam-jam untuk menonton film kesukaannya itu. Tetapi apakah kalian pernah berpikir, mengapa TV itu bisa mengeluarkan suara dan gambar? Karena di dalam TV itu terdapat komponen-komponen pelengkap supaya TV itu bisa mengeluarkan suara dan gambar.

Ada yang tau gak apa saja komponen-komponen yang terdapat di dalam TV kalian itu? Kalau belum tau, mari perhatikan ulasan di bawah ini dengan baik-baik ya. Jangan taunya kalian hanya menonton saja di rumah ya.. hehe.. Berikut penjelasannya di bawah ini.

Pengertian Televisi

Televisi merupakan alat elektronik yang mengeluarkan gambar diam dan gambar hidup bersama suaraan yang di hasilkan melalui beberapa rangkaian kabel. Sistem dari alat elektronik ini menggunakan komponen yang mengubah cahaya dan suara ke dalam gelombang elektronik dan mengkonversinya kembali menjadi cahaya yang dapat di lihat dan suaranya dapat di dengar oleh orang-orang.

Televisi adalah salah satu media telekomunikasi yang sudah terkenal sejak dulu. Yang biasanya di gunakan untuk memancarkan dan menerima siaran gambar yang bergerak. Baik itu yang hitam-putih maupun yang berwarna yang biasanya sudah di lengkapi dengan suara. Televisi juga dapat di artikan sebagai “kotak televisi, rangkaian televisi atau pancaran televisi“. Kata “televisi” merupakan gabungan dari kata “tele” yang berarti “jauh”, atau dari segi bahasa latinnya televisi sering disebut dengan “visio”yang berarti “penglihatan”.

Yang dapat di simpulkan bahwa televisi itu sebagai media telekomunikasi yang dapat di lihat dari jarak jauh. Penemuan televisi dulunya sama waktunya pada saat penemuan roda. Karena dari penemuan inilah peradaban dunia mulai berubah. Di Indonesia “televisi” secara ucapan sering disebut dengan TV, tivi, ataupun tipi.

Awalnya tabung televisi pertama kali di jual pada akhir tahun 1930-an. Dan sudah menjadi salah satu alat penerima komunikasi yang utama di dalam rumah, perdagangan dan juga untuk beberapa institusi, khususnya lagi sebagai sumber hiburan dan berita. Sejak 1970-an, barulah muncul kaset, cakram laser, DVD dan juga cakram Blu-ray. Yang sekarang ini menjadikan kotak televisi sebagai alat atau sarana untuk menayangkan hasil rekaman dari cakram / kaset tersebut.

Fungsi Televisi Pada Umumnya

Televisi sendiri pada dasarnya memiliki bentuk umum tabung dan persegi panjang. Ukuran dari televisi sering disebut dengan “inch”. Secara umum, ukuran televisi yang biasanya digunakan di rumah-rumah terdiri dari 19 inch, 21 inch, 23 inch, 29 inch, 32 inch, 40 inch, sampai 60 inch. Bebeda ukuran, berbeda pula pengalaman anda dalam menonton televisi.

Televisi sendiri memberikan banyak sekali manfaat untuk masyarakat. Apa saja manfaat dari televisi? Berikut ini adalah beberapa manfaat dari televisi :

1) Sebagai media hiburan

Manfaat televisi bagi masyarakat yang pertama adalah sebagai salah satu media hiburan. Televisi memang banyak menyajikan berbagai jenis hiburan. Mulai dari film, music, berita, komedi dan segala macam jenis hiburan yang pastinya membuat anda semua merasa terhibur menontonnya. Dan memang, salah satu tujuan utama di kembangkannya teknologi pada televesi adalah untuk memajukan unsur hiburan bagi penontonnya. Termasuk juga stasiun–stasiun televisi yang menayangkan acaranya.

2) Sebagai media bermain game dan juga menonton film dari DVD

Pastinya kalian sering main game dan menonton film? Kalau begitu pasti kalian sering menggunakan teknologi yang satu ini. Ya, manfaat lain dari televisi adalah sebagai sarana untuk memutar film dan juga main game. Perangkat seperti aplikasi game dan juga DVD player yang merupakan beberapa contoh perangkat yang biasanya di sambungkan dengan TV sebagai media hiburan.

3) Supaya tidak gaptek (Gagap Teknologi)

Televisi memang banyak menayangkan berbagai informasi-informasi terkini mengenai apa yang sedang terjadi di luar sana. Mulai dari gosip artis, bencana alam, kasus kejahatan, dan semua informasi lainnya yang terdapat di dalam berita dan juga acara lainnya yang di tayangkan di TV. Hal inilah yang pastinya sangat bermanfaat bagi kita yang tidak ingin ketinggalan informasi yang sedang terjadi di luar sana. Tentunya kalian tidak ingin menjadi orang yang ketinggalan informasi bukan?

4) Sebagai media pendidikan

Manfaat lain dari televisi bagi masyarakat yaitu sebagai media pendidikan. Karena sekarang ini sudah banyak sekali acara-acara televisi yang menayangkan tentang unsur-unsur pendidikan. Contohnya seperti bagaimana membuat sesuatu, atau pendidikan lain mengenai alam liar dan sekitarnya. Dengan sering kita menonton acara TV yang berkualitas, tentu saja akan sangat bermanfaat untuk mendidik kita sebagai penontonnya. Apalagi bagi anak-anak yang sedang dalam masa pertumbuhan yang perlu mempelajari banyak hal dari berbagai sumber yang ia lihat dan dengar.

5) Menghilangkan stress

TV merupakan salah satu media yang sangat penting. Karena ketika kalian sedang merasa lelah, capek, tertekan batin ataupun lagi stress, maka cobalah menonton televisi. KArena dari tayangan–tayangan dan juga acara–acara yang di tayangkan di TV memiliki banyak sekali unsur yang menghibur dan sangat baik untuk relaksasi. Yang dapat membuat kalian menjadi santai dan rileks, sehingga rasa capek, tertekan batin, stress menjadi hilang.

6) Sebagai media melampiaskan hobi

Kalian hobinya menonton? Atau hobi main game? Untuk melampiaskan hobi kalian itu, pastinya kalian memerlukan TV. Memang TV memilki manfaat yang penting untuk melampiaskan hobi kita, apalagi bagi mereka yang hobi menonton dan bermain game. Dengan fitur-fitur canggih yang terdapat pada TV saat ini sudah terbenam. Jadi jangan heran kalau TV sebagai salah satu sarana melampiaskan hobi kita untuk menonton dan main game.

7) Sebagai alat output untuk kamera keamanan atau CCTV

Manfaat lain dari TV yaitu bisa menjadi alat pendukung sebagai layar untuk kamera pengintai dan keamanan yang sering kita kenal dengan istilah CCTV. CCTV saat ini memang sedang populer, terutama di perkantoran dan juga rumah–rumah pribadi yang besar. Dengan pakai televisi, kita dapat melihat apa saja hal yang terjadi pada rumah kita ketika kita sedang tidak ada di rumah. Kita juga bisa mengintai siapa saja orang yang lewat di depan rumah kita dengan menggunakan CCTV ini.

8) Mempererat persaudaraan atau silaturahmi

Manfaat yang paling besar dari TV untuk masyarakat sebenarnya adalah mempererat persaudaraan. Karena kebiasaan menonton televisi dalam satu ruangan bersama dengan kerabat ataupun keluarga merupakan manfaat yang penting yang dapat kita peroleh. Dengan cara ini, maka ikatan persaudaraan dan kekeluargaan pun akan terjalin dengan baik. Yang dimana semua orang berkumpul dalam satu ruangan untuk menonton televisi bersama-sama.

9) Untuk mengetahui perkembangan ekonomi, olahraga, sosial dan juga berbagai berita terbaru

Untuk kalian yang mungkin seorang pengamat ataupun seorang yang suka pada bidangtertentu, maka televisi dapat menjadi sumber informasi untuk kalian. Televisi memang menyajikan berbagai perkembangan yang terbaru yang sesuai dengan keinginan kalian. Misalnya mengenai perkembangan di bidang ekonomi, sosial, olahraga dan bidang-bidang lainnya.

Belum lagi bagi kalian yang merupakan seorang peneliti, terutama itu bagi seorang peneliti di bidang ekonomi dan juga sosial. Banyak sekali informasi yang bisa di peroleh dari TV kita di rumah mengenai perkembangan ekonomi dan juga sosial. Hal ini tentu saja bisa menjadi acuan bagi kita untuk mencari fenomena-fenomena atau informasi-informasi yang menarik yang juga bisa kalian angkat menjadi bahan penelitian kalian.

10) Untuk melihat perkembangan yang terjadi di dunia

Bumi dan luar angkasa memiliki ukuran yang sangat luas. Pastinya kita tidak mungkin untuk mengelilingi dunia satu-satu. Namun, dengan adanya televisi kita semua bisa melihat dunia secara luas dari dalam rumah kita. Karena banyak sekali acara yang meng-ekspos atau memunculkan beragam budaya dan juga negara–negara yang ada di dunia ini. Dengan adanya acara-acara yang di siarkan di TV, kita bisa tahu bagaimana keadaan dunia di luar sana tanpa harus pergi dan mengunjunginya satu-satu.

Komponen-Komponen Pada Televisi

Sebagai pengguna televisi pernahkah kalian merasa penasaran dengan apa saja yang ada didalam televisi tersebut, dan untuk mengobatkan rasa penasaran kalian

1) Program dan Memory

Program adalah rangkaian yang di buat untuk mengendalikan semua settingan gambar, misalnyachanel, volume, brightness, contras, warna dan sebagainya. Semua sudah di atur dan di kendalikan oleh rangkaian IC program. Yang kemudian nantinya data-data akan di simpan di dalam IC memori. IC program tidak perlu membutuhkan tegangan yang tinggi, Ic program cukup memerlukan 5 volt saja.

2) Blok RGB (Penguat Akhir Warna)

Blok RGB merupakan rangkaian penguat akhir warna. Tegangan pada rangkaian RGB ini sebesar 180 vdc. Rangkaian RGB model lama, ada beberapa trimpot di dalamnya (beberapa resistor dengan variabel kecil) yang di pakai untuk setting warna. Kalau TV model baru, sudah menggunakan program yang biasa disebut dengan program “Servis Mode”.

Di rangkaian blok RGB ini, ada beberapa tegangan di antaranya Tegangan Heater(H), Tegangan Katoda Biru(KB), Tegangan Katoda Merah( KR), Tegangan Katoda Hijau KG), Tegangan Screen, Tegangan Fokus, dan lainnya. Masing-masing tegangan di berikan ke katoda tabung melalui soket yang disebut dengan soket CRT atau soket tabung. Berapa saja tegangan yang terdapat pada masing-masing katoda? Berikut di bawah ini penjelasannya:

  • Heater=6VoltAC
  • KB,KR,KG=90–125VoltDC
  • Screen=250–500VoltDC
  • Fokus=3000VoltDC

3) Fly Back

Ada yang tau apa itu Fly BackFly back merupakan bagian komponen yang terpenting dari sebuah TV. Yang fungsi utamanya sebagai penyuplai atau penyedia pada saat terjadinya tegangan tinggi pada CRTdan juga menjadi penyedia tegangan-tegangan lainnya. Sebagai komponen penyedia pada saat terjadinya tegangan tinggi, flyback sering mengalami kerusakan. Baik rusak yang bisa di lihat secara fisik maupun tidak.

Untuk teknisi-teknisi yang bisa memperbaiki TV, sering kali menggantikan komponen fly back dengan yang tidak sama. Biasanya setiap fly ada kodenya masing-masing, yang bisa kita lihat dari jalur papan PCB -nya. Apalagi kalau rumah teknisinya jauh dari perkotaan, yang biasanya mereka mengakal-akali komponen-komponen TV tersebut sudah biasa. Karenakan untuk mendapatkan seri yang sesuai kadang-kadang sulit di dapatkan di toko-toko terdekat.

4) Resistor

Pastinya kalau anak fisika, tau komponen TV yang satu ini. Dengan bentuknya yang kecil dan memiliki kode warna-warni. Ya, namanya Resistor. Ada yang tau apa itu resistorResistor adalah salah satu komponen penting dari berbagai alat elektronik. Yang fungsinya sendiri sebagai penahan atau penghambat tegangan.

Fungsi Resistor dalam komponen elektronika sangat berpengaruh besar, karena resistor merupakan komponen elektronika dasar yang berfungsi untuk menghambat arus listrik yang melewati suatu rangkaian. Resistor juga merupakan komponen elektronika yang berjenis pasif mempunyai sifat menghambat arus listrik.

Berikut ini beberapa fungsi resistor yang lain:

  • Resistor berfungsi sebagai pembagi arus
  • Resistor berfungsi Sebagai pembatas / pengatur arus
  • Resistor berfungsi Sebagai penurun tegangan
  • Resistor berfungsi Sebagai pembagi tegangan
  • Resistor berfungsi Sebagai penghambat aliran arus listrik,dan lain-lain.

Selain membahas tentang fungsi resistor, kali ini kita juga akan membahas nilai dan jenis dari resistor. Nilai resistor di bagi menjadi 3 jenis, yaitu :

  • Fixed Resistor, yaitu resistor yang nilai hambatannya tetap.
  • Variable Resistor, yaitu resistor yang nilai hambatannya dapat diubah-ubah.
  • Resistor Non Linier, yaitu resistor yang nilai hambatannya tidak linier karena pengaruh faktor lingkungan misalnya suhu dan cahaya.

5) Induktor

Induktor atau reaktor merupakan sebuah komponen dari alat elektronik yang bisa menyimpan energi pada medan magnet yang di timbulkan dari arus listrik yang melintas. Induktor bisa menyimpan energi magnet itu di tentukan oleh induktansinya yang biasanya di tulis dalam satuan “Henry”. Bentuk dari induktor biasanya dari sebuah kawat penghantar yang di bentuk menjadi kumparan atau lilitan. Yang nantinya akan membantu membuat medan magnet yang kuat di dalam kumparan tersebut karena sudah sesuai dengan “hukum induksi Faraday”.

Induktor adalah salah satu komponen elektronik dasar yang digunakan dalam rangkaian elektronik yang arus dan tegangannya berubah-ubah di karenakan kemampuan induktor untuk memproses arus bolak-balik. Sebuah induktor yang ideal memiliki induktansi yang stabil. Tetapi tanpa resistansi atau daya tahan yang kuat itu tidak akan memboroskan daya listrik.

Sebuah induktor pada umumnya merupakan gabungan antara induktansi dan beberapa resistansi lainnya. Suatu frekuensi yang terdapat pada induktor bisa menjadi jalur resonansi atau getaran akibat kapasitas parasitnya. Selain memboroskan daya yang di hasilkan oleh resistansi kawat, induktor ini juga berinti magnet. Itulah yang membuatnya menjadi boros daya listrik, di karenakan di dalamnya terdapat inti karena efek histeresis. Dan ketika arus TV sedang dalam tegangan yang tinggi, itu mungkin mengalami nonlinearitas akibat penjenuhan.

6) Transistor

Transistor adalah salah satu alat semikonduktor yang biasanya di pakai sebagai penguat, sebagai jalur pemutus dan penyambung (switching)stabilisasi tegangan, dan fungsi lainnya. Transistor ini dapat berfungsi seperti kran listrik, yang dimana berdasarkan arus inputnya (BJT) atau tegangan inputnya (FET) memungkinkan pengaliran listrik yang sangat tepat dari jalur sumber listriknya.

Pada umumnya, transistor itu memiliki 3 tempat umum yang sering di tempatinya, yaitu Basis (B), Emitor (E) dan Kolektor (C). Tegangan yang di satu tempat, misalnya Emitor biasanya di pakai untuk mengatur arus dan tegangan yang lebih besar dari pada arus input Basis, yaitu pada saat keluaran tegangan dan arus output Kolektor.

Transistor merupakan komponen yang sangat penting dalam dunia elektronik modern sekarang ini. Dalam rangkaian yang sama, transistor digunakan dalam amplifier (penguat). Rangkaian yang sama ini seperti pengeras suara, sumber listrik stabil (stabilisator) dan penguat sinyal radio. Dalam rangkaian-rangkaian digital, transistor digunakan sebagai saklar yang berkecepatan tinggi. Beberapa transistor juga dapat di rangkai sedemikian rupa sehingga berfungsi sebagai logic gate (gerbang logika), memori dan fungsi rangkaian-rangkaian lainnya.

Rangkaian-Rangkaian Yang Terdapat Pada Televisi

Di dalam TV kita di rumah, terdapat beberapa rangkaian harus kita ketahui. Supaya ketika TV kita rusak, kita bisa memberitahu kepada teknisi atau membetulkannya sendiri. NAh, ada yang tau apa saja rangkaian tersebut? Untuk itu perhatikan penjelasan di bawah berikut ini.

  • Rangkaian Catu Daya (Power Supply)

Rangkaian power supply ini berfungsi untuk mengubah arus AC menjadi DC yang nantinya akan di alirkan ke seluruh rangkaian. Rangkaian power supply atau catu daya ini di batasi oleh garis putih yang terdapat pada papan PCB. Daerah yang ada di dalam garis putih adalah rangkaian masukan atau input yang merupakan daerah dengan tegangan tinggi. Sementara itu, bagian yang ada di dalam kotak merah adalah output dari catu daya yang nantinya akan mengalirkan tegangan DC ke seluruh rangkaian TV.

  • Rangkaian Penala (Tuner)

Rangkaian ini biasanya terdiri dari penguat frekuensi tinggi (penguat HF), pencampur (mixer), dan juga osilator lokal. Rangkaian penala ini berfungsi untuk menerima sinyal yang masuk dari antena dan mengubahnya menjadi sinyal frekuensi IF.

  • Rangkaian penguat IF (Frekuensi Menengah)

 

Rangkaian ini berfungsi sebagai penguat sinyal sampai 1.000 kali lipat. Sinyal output yang di hasilkan dari penala (tuner) itu merupakan sinyal yang lemah dan sangat tergantung pada sinyal pemancar, posisi penerimanya, dan lain-lain. Rangkaian ini juga berguna untuk membuang gelombang lain yang tidak di butuhkan dan juga untuk meredam gangguan dari gelombang pembawa suara yang mengganggu gambar.

  • Rangkaian Detektor Video

Rangkaian ini berfungsi sebagai pendeteksi sinyal video gabungan yang keluar dari penguat IF gambar. Selain itu, rangkaian ini juga berfungsi sebagai peredam seluruh sinyal yang mengganggu. Karena apabila ada sinyal lain yang masuk, maka nantinya akan mengakibatkan buruknya kualitas gambar dari TV. Salah satu contoh sinyal yang di redam adalah sinyal suara.

  • Rangkaian Penguat Video

Rangkaian ini berfungsi sebagai penguat sinyal serian yang berasal dari detektor video, yang dapat menjalankan layar TV atau CRT (catode ray tube). Di dalam rangkaian penguat video ini, terdapat rangkaian ABL (automatic brightness level) yaitu rangkaian pengatur terang-redupnya cahaya yang otomatis. Yang berfungsi untuk melindungi rangkaian tersebut dari tegangan tinggi, seperti tegangan yang muatannya lebih yang di sebabkan oleh kuatnya cahaya pada layar TV.

  • Rangkaian Automatic Gain Control (Kendali Otomatis)

Rangkaian Automatic Gain Control atau AGC ini berfungsi untuk mengatur penguatan masukan secara otomatis. Rangkaian ini akan menstabilkan dengan sendirinya dari sinyal masukan pada televisi yang nantinya akan berubah- ubah. Sehingga output yang di hasilkan menjadi tidak berubah-ubah.

  • Rangkaian Defleksi Sinkronisasi

 

Rangkaian ini biasanya terdiri dari empat blok, yaitu rangkaian sinkronisasi, rangkaian defleksi vertikal, rangkaian defleksi horizontal, dan rangkaian pembangkit tegangan tinggi.

  • Rangkaian Audio

 

Suara dari TV yang biasanya kita dengar merupakan hasil kerja dari rangkaian ini. Sinyal pembawa IF suara akan di deteksi oleh modulator frekuensi (FM). Sebelumnya, sinyal ini di pisahkan dari sinyal pembawa gambar.

 

Nah, itulah beberapa komponen yang terdapat pada televisi rumah kita. Gimana setelah kamu membaca artikel di atas? Setidaknya bisa menambah wawasan kita mengenai komponen apa saja yang ada di televisi kita. Semoga artikel di atas bisa bermanfaat untuk kita yaa. Kalau ada yang kurang saya mohon maaf, Terima Kasih.

No tags